Perhitungan Bisnis Startup Digital

Customer Acquisition Cost (CAC)

Biaya yang dikeluarkan untuk meng-akuisisi atau mendapatkan pelanggan baru. biayanya typical, maksudnya tergantung kondisi, contoh ketika baru mulai hingga 1000 user biaya nya $1, ketika akuisisi 1000-10,000 user biayanya $2 dan seterusnya

Rumus:

paid CAC: total acquisition cost / new customers acquired through paid marketing

Lifetime Value (LTV)

Valuasi saat ini yang dihitung dari net profit masa depan pelanggan selama menjadi member. Tujuannya ada ini:

  1. Mengukur valuasi jangka panjang si pelanggan itu
  2. Berapa jumlah net value yang bisa di generate setiap pelanggan setelah dihitung dengan Customer Acquisition Costs (CAC)

Cara ngitung:

Revenue satu pelanggan (per bulan) = rata2 nilai pesanan * jumlah order
Margin kontribusi satu pelanggan (per bulan) = revenue pelanggan – pengeluaran yang dikeluarkan setiap pelanggan (admin/biaya cod)
Rata-rata daur hidup customer (per bulan)= 1 / churn rate dalam sebulan

LTV= Margin kontribusi satu pelanggan * Rata-rata daur hidup customer

Referensi:

Advertisements

Istilah Ekonomi (untuk orang awam)

Apa itu Omset, Profit, dan Margin

  • Ilustrasi:
    Joko memiliki toko lampu yang menjual smart LED sebanyak 1000 unit dengan harga per-unit IDR 200,000. Kebetulan joko membeli lampu tersebut di maldives. Pengeluaran yang dikeluarkan joko untuk 100 lampu LED tersebut kebanyakan untuk biaya pencarian barang, adapun rincian pengeluaran sebagai berikut:

    • Biaya perjalanan ke maldives: 10 juta
    • Harga pokok pembelian barang @100,000: 100 juta
    • Biaya cukai dan pajak: 20 juta
    • Biaya pengiriman: 5 juta
    • Adminstrasi: 5 juta
    • Biaya gudang: 10 juta
    • Biaya adds facebook dan instagram: 10 juta

    Total pembelian yang dikeluarkan joko untuk mendatangkan 1000 unit smar LED maldives hingga jakarta adalah: 10+100+20+5+5+10+10= IDR 160 juta.

    Perhitungan:
    Omset: Harga jual barang * Jumlah barang

    Profit: Omset – Total pembelian

    Margin: Profit / Total pembelian * 100%

    Omset: IDR 200,000 * 1000 = 200 juta
    Profit: 200 juta – 160juta = 40 juta
    Margin: 40 juta / 110 juta * 100 % = 36%

Referensi:

Tools untuk melihat keinginan pasar (Market Research)

Terdapat banyak cara yang dapat digunakan untuk melihat keinginan pasar terhadap produk yang akan kita jual. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Media Sosial
    Screen Shot 2017-02-23 at 8.27.58 AM.png
    Penggunaan media sosial yang tepat dapat menjadi area yang fokus dalam menggapai keinginan pasar. Karena kita bisa melihat feedback dari komen yang disampaikan pengguna hingga berinteraksi langsung kepada pengguna (baik menggunakan reply comment maupun direct message). Sosial media tidak hanya facebook/twitter/instagram, Quora bisa menjadi salah satu media yang bagus untuk melihat keinginan pasar.

    • Keunggulan: membangun hubungan dengan komunitas dan dapat mendapat masukan secara langsung dari pelanggan.
    • Kekurangan: secara teknis bukan untuk survey.
    • Cocok Bagi: yang butuh masukan pelanggan terhadap sebuah pertanyaan spesifik, contoh: ketika ingin merubah layanan pengiriman dari penggunaan layanan antar menjadi COD.

    Penggunaan layanan iklan berbayar pada sosial media juga bisa dijadikan salah satu cara untuk melihat produk baru yang dikeluarkan. Dari layanan berbayar tersebut bisa dilihat seberapa besar minat pelanggan terhadap produk baru yang ditawarkan.

  2. Survey Form
    Tools untuk membuat survey yang banyak digunakan adalah Survey Monkey dan Google Forms. Terdapat template yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pengguna.

    • Keunggulan:
      • Another paperless way untuk melakukan survey.
      • Terdapat template untuk menyesuaikan keinginan pengguna.
      • Bisa di share ke media sosial.
    • Kekurangan: Tetap harus melakukan penyebaran ke calon pengguna.
    • Cocok Bagi: yang butuh masukan terhadap sebuah produk/layanan yang akan ditawarkan. Karena kalau sudah ada produk/layanan itu biasanya survey kepuasan pelanggan. Hasil akhir dapat berupa besaran minat masyarakat terhadap sebuah produk/layanan atau demografi pasar (segmen seperti apa yang tepat bagi sebuah produk/layanan).
  3. Survey Analysis
    Survey tidak akan menghasilkan apapun tanpa adanya responden atau pasar yang memberikan feedback. Setelah mendapatkan masukan dari responden, kita juga akan melakukan analisis untuk menargetkan pasar yang paling sesuai dengan produk kita. Tools seperti  Google Survey dan Ask Your Target Market (AYTM) merupakan beberapa platform yang bisa digunakan untuk dapat melihat langsung tanggapan pasar tanpa harus menyebarkan secara manual form yang sudah dibuat pada poin 2.Konsepnya kita membayar responden yang menjawab pertanyaan survey kita. Tidak hanya jawaban, pada google survey forms juga dilakukan analisis sesuai dengan hasil masukan pasar.

    • Keunggulan:
      • Ga perlu repot cari responden yang sesuai keinginan untuk melakukan survey.
      • Sudah langsung di analisis langsung, ga pusing analisis feedback pasar.
    • Kekurangan: Berbayar huehuehue
    • Cocok Bagi: yang tidak punya jaringan terkait produk yang ditawarkan, untuk produk baru yang jauh berbeda dari produk sebelumnya.
  4. Content and Trend Research
    Jika kita belum memiliki produk dan berniat untuk melihat keinginan pasar bisa menggunakan tools seperti Ubsersuggest, PewResearchCenter, SocialMention, dan Google Trend. Tools berikut melihat keinginan pasar berdasarkan “keyword” sebagai konten yang ingin kita sasar, tools tersebut kemudian mencari keterkaitan konten pada sosial media, news, blogpost, hingga search engine.

    • Keunggulan: mudah digunakan dan bisa dapat banyak masukan.
    • Kekurangan: belum tentu keinginan dari customer, bisa saja tren terjadi karena spam dari penjualan atau lain halnya.
    • Cocok Bagi: pengguna strategi leap frog yang selalu cepat tanggap terhadap tren masa kini dan mudah berpindah lapak jualan.

Reference:

  1. Top 5 Survey Tools Target Audience
  2. Market Research Tools Resources
  3. Entrepreneurs Love These 13 Tools for Conducting Market Research